Rabu, 05 November 2014

Pria pendek lebih berisiko alami penyakit otak?

Pria pendek lebih berisiko alami penyakit otak? 
Berita buruk untuk Anda yang bertubuh pendek. Selama ini peneliti menemukan banyak manfaat yang dimiliki oleh orang bertubuh pendek, misalnya pria pendek diketahui lebih bisa menikmati seks dan lebih mungkin berusia panjang. Namun kali ini justru sebaliknya. Penelitian terbaru mengungkap bahwa orang bertubuh pendek berkemungkinan lebih tinggi meninggal akibat penyakit otak demensia.

Ini bukan berarti tubuh yang pendek menjadi penyebab demensia. Namun peneliti menunjukkan bahwa tubuh yang pendek bisa berkaitan dengan nutrisi yang kurang saat masih kanak-kanak dan mempengaruhi pertumbuhan mereka. Sebelumnya juga ada satu penelitian yang mengungkap bahwa tubuh pendek berkaitan dengan tingginya risiko penyakit jantung.

"Kami menemukan bahwa orang dewasa yang bertubuh pendek mengalami peningkatan risiko demensia. Risiko ini lebih tinggi pada pria dibanding wanita," ungkap ketua peneliti Dr Tom Russ, seperti dilansir oleh Daily Mail (04/11).

Hasil tersebut diungkap peneliti setelah mengamati hasil 18 penelitian yang melibatkan 182.000 orang pada tahun 1994 hingga 2008. Peneliti mengumpulkan data tinggi badan partisipan dan informasi lain termasuk riwayat kesehatan dan status sosial. Sepanjang penelitian terjadi 17.553 kematian. 1.093 di antaranya disebabkan oleh demensia.

Orang yang bertubuh pendek berisiko meninggal akibat demensia hingga 50 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang bertubuh tinggi. Pada penurunan tinggi badan sebanyak tiga inci, risiko meningkat 24 persen. Untuk wanita, risiko meninggal akibat demensia meningkat 35 persen pada wanita bertubuh pendek, jika dibandingkan dengan wanita bertubuh tinggi.

Meski begitu peneliti tidak melakukan klaim bahwa tinggi badan menjadi penyebab demensia. Hal ini kemungkinan lebih berkaitan dengan nutrisi yang tak terpenuhi saat masih kecil dan dampaknya pada kesehatan tubuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar